Perhitungan Gaji Karyawan Tidak Tetap

Perhitungan gaji karyawan tidak tetap mungkin saja terasa membingungkan jika Anda belum memahaminya. Namun sebenarnya proses perhitungan gaji ini bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan proses perhitungan gaji ini tidak jauh berbeda dari cara menghitung gaji para karyawan tetap perusahaan. Memang yang membedakan karyawan tidak tetap dengan karyawan tetap adalah jenis status pegawai saja. Selain itu berbeda pula perjanjian yang tertuang dalam surat kontrak kerja antara karyawan tidak tetap dengan karyawan tetap. Tentunya gaji yang seharusnya diberikan kepada karyawan memiliki besar yang sama sesuai dengan perjanjiaan di kontrak kerja.

Pahami konsep karyawan tidak tetap

Sebelum melakukan penghitungan gaji karyawan tidak tetap maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah memiliki pemahaman. Dalam hal ini Anda perlu memiliki pemahaman mengenai apa ittu karyawan tidak tetap bagi perusahaan Anda. Sebab umumnya karyawan tidak tetap bekerja dengan adanya ikatan atau perjanjian khusus antara dirinya dengan perusahaan. Segala sesuatunya diatur di dalam perjanjian tersebut. Misalnya saja waktu kerja karyawan dan juga deskripi kerja karyawan. Jika memang Anda telah memahamikonsep mengenai karyawan tidak tetap ini maka barulah Anda bisa melakukan perhitungan gaji. Namun ada pula karyawan tidak tetap yang mungkin saja merupakan pegawai baru perusahaan dan masih menjalani masa percobaan. Tentu saja besar gaji keryawan yang masih dalam percobaan ini berbeda.

Hitung gaji karyawan secara bulanan

Jika Anda telah memiliki pemahaman secaralebih jelas mengenai karyawan tidak tetap maka selanjutnya Anda bisa mulai melakukan perhitungan gaji. Sebenarnya cara perhitungan gaji karyawan yang merupakan karyawan tidak tetap sama saja dengan pola perhitungan gaji bagi karyawan tetap. Hanya saja perbedaan initnya terletak pada komponen gaji yang telah tertulis dalam perjanjian kerja antara laryawan dan perusahaan. Tidak hanya gaji pokok saja yang dihitung dalam hal ini tetapi juga berbagai tunjangan yang mungkin menjadi hak bagi karyawan tidak tetap. Bila gaji pokok karyawan tidak tetap diketahui melebihi batas PTKP maka bisa saja karyawan tersebut dikenakan potongan pajak. Oleh karena itu Anda bisa melakukan perhitungan secara lebih jelas dan rinci.

Hitung gaji karyawan secara harian

Selain secraa bulanan tentunya gaji karyawan tidak tetap juga bisa dilakukan secraa harian. Karyawan tidak tetap yang bekerja secara harian memang sifatnya lebih bebas. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa karyawan bbisa bekerja dengan seenaknya. Dalam hal ini karyawan tetap saja diwajibkan bekerja sesuai dengan ketentuan perusahaan dan sesuai perjanjian kontrak kerja. Hanya saja gaji karyawan ini dihitung secara harian. Gaji atau upah kerja untuk karyawan tersebut bisa dilakukan secara mingguan. Biasanya karyawan hanya mendapatkan gaji bila ia masuk kerja. Sedangkan bila ia tidak masuk kerja maka gaji yang diterima akan berkurang. Sebab di hari karyawan tidak masuk kerja berarti di hari itu karyawan tidak mendapatkan hak gaji. Oleh karena itu diperlukan proses pehitungan yang lebih cermat dalam menghitung gaji karyawan secara harian ini.

Perhitungan gaji karyawan tidak tetap sebenarnya tidaklah rumit. Namun bagaimanapun juga Anda perlu melakukan proses perhitungan gaji dengan tepat. Jangan sampai perhitungan gaji karyawan ini sampai mengalami kesalahan hingga merugikan karyawan. Sebab melalui pemberian gaji inilah maka karyawan dapat terus menyambung kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu lakukan proses perhitungan gaji dengan tepat baik secaramanual maupun melalui aplikasi.