Cara Mudah Mengatasi Masalah Tingginya Potensi Turnover Karyawan

Perusahaan mempunyai aset yang berharga sekali dan aset perusahaan ini adalah karyawan yang loyal dan kompeten, kalau sampai karyawan ini tidak bagus pasti perusahaan tersebut akan bangkrut. Sebab yang akan menjalankan perusahaan tersebut bukanlah pimpinan perusahaan tetapi para karyawan yang akan menjalankan perusahaan tersebut. Jadi kalau pemimpin hebat tetapi karyawan tidak kompeten akan percuma saja dan begitu juga sebaliknya.

Gunakan Cara Berikut Untuk Mengatasi Masalah Turnover Karyawan

Tetapi yang menjadi permasalahan bukan itu saja karena yang sekarang menjadi perbincangan adalah keluar masuknya karyawan di perusahaan yang masih terbilang tinggi. Masalah tersebut jadi pekerjaan bagi para pemilik perusahaan karena ini sangat mengganggu sekali, untuk mudah mengatasi masalah tersebut ada di bawah ini.

  • Rekrut Calon Karyawan Yang Terbaik

Terkadang karyawan keluar bukan karena karyawan tersebut saja tetapi karena pihak HRD perusahaan tersebut yang kurang pandai memilih calon karyawan. Jadi waktu pemilihan calon karyawan ini pihak HRD hanya asal pilih saja dan tidak memilih karyawan dengan proses yang benar. Biasanya hal tersebut terjadi karena pihak HRD sudah bingung mencari karyawan sebab tidak ada pelamar, jadi kalau ada yang melamar langsung diterima. Jadi harusnya waktu pemilihan tersebut benar-benar dicocokkan kemampuan calon karyawannya sesuai dengan posisi jabatan yang kosong.

  • Berikan Kesempatan Untuk Tumbuh

Keluarnya karyawan ini juga dikarenakan tidak ada kesempatan berkembang, jadi kalau sudah jadi karyawan tidak ada kesempatan untuk menjadi pimpinan. Jadi dari pertama jadi karyawan sampai pensiun tidak pernah berubah posisinya makanya banyak yang merasa bosan bekerja lagi. Jadi untuk bisa mempertahankan karyawan ini harus bisa memberikan posisi yang lebih baik agar karyawannya bisa bekerja lebih giat lagi.

  • Manager Harus Pandai Memimpin Bawahan

Tekanan dari pimpinan atau manager juga sering menyebabkan seringnya keluar masuknya karyawan, kebanyakan karyawan baru pasti tidak punya kemampuan yang langsung cocok dengan pekerjaannya. Para karyawan ini pasti akan sering melakukan kesalahan dan juga dalam melakukan pekerjaan juga lambat sekali. Harusnya manager harus bisa membimbing karyawan tersebut agar bisa bekerja lebih baik lagi bukan malah menekan karyawan tersebut. Jadi karyawan baru tetap merasa betah dan terus berkembang jadi lebih baik lagi.

  • Cari Karyawan Yang Domisili Dekat Kantor

Kalau ingin masih punya karyawan makanya carilah karyawan yang rumahnya dekat dengan kantor, kalau sampai domisilinya jauh pasti akan sulit sekali untuk merasa nyaman bekerjanya. Sebab untuk hidup di luar kota itu butuh biaya banyak, padahal gaji kadang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup. Jadi solusinya janganlah cari karyawan dari luar kota meskipun yang kemampuannya bekerjanya sudah hebat.

Dampak Buruk Tingginya Turnover Karyawan

Sekarang yang membuat perusahaan bangkrut bukannya produk dari perusahaan tersebut yang tidak laku tetapi karena kurangnya SDM perusahaan tersebut. Kurangnya SDM dikarenakan oleh karyawan tetap atau karyawan baru yang tidak betah dan memilih keluar dari posisi yang sedang ditempati. Dampak dari hal tersebut adalah perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih untuk merekrut karyawan baru.

Ciri-Ciri Calon Karyawan Terbaik

Kadang sulit sekali mencari calon karyawan yang bagus sebab saat ini masih banyak calon karyawan yang lulusan perguruan tinggi bagus tetapi sama sekali tidak ada kemampuan. Untuk calon karyawan yang jelas terbaik cirinya adalah waktu diwawancara itu tidak pernah memalingkan pandangannya dari penguji. Jadi selama proses wawancara selalu fokus mendengar dan menjawab semua pertanyaan dari penguji.

Cara Mudah Meningkatkan Produktivitas Karyawan Meningkat

Saat ini untuk menjalankan sebuah bisnis itu sangat sulit sekali karena pesaing di bidang bisnis yang sama itu sudah banyak sekali. Tetapi kalau memang sudah bisa mengatur karyawannya dengan benar pasti perusahaan tersebut akan maju sekali, sebab yang akan membuat perusahaan maju itu karyawan perusahaannya. Makanya tugas utama para pemilihan usaha adalah harus bisa meningkatkan produktivitas semua karyawan agar perusahaan ini dapat maju. Cara mudah agar karyawan kinerjanya bisa terus maju adalah jangan hanya memberikan tugas yang berat saja tetapi berikan penghargaan pada karyawan tersebut kalau memang mampu mencapai target yang dibuat perusahaan. Kalau sudah diberikan penghargaan pasti karyawan tersebut lebih giat bekerjanya karena merasa usahanya dihargai oleh perusahaan.

Faktor Yang Menghambat Perkembangan Karyawan Perusahaan

Sebuah perusahaan bisa saja maju kalau perusahaan tersebut mampu mengatur kinerja karyawannya, tetapi kalau tidak mampu melakukan hal tersebut tidak mungkin perusahaan tersebut akan bertahan pasti akan bangkrutnya. Salah satu cara agar perusahaan ini tetap berjalan dan tidak berkurang keuntungannya adalah memperbaiki sistem kerja karyawannya agar karyawan ini terus berkembang. Tetapi untuk melakukan program seperti itu sulit sebab ada beberapa faktor yang menghambat karyawan berkembang dan berikut adalah penjelasannya.

  • Karyawan Tidak Bisa Berkomunikasi Dengan Baik

Faktor yang pertama adalah datang dari pihak karyawan yang kurang pandai berkomunikasi, kalau sampai berkomunikasi saja tidak bisa maka sulit untuk berkembang. Sebab untuk berkembang bukan saja harus belajar sendiri tetapi harus juga  bertanya pada karyawan yang lebih senior. Jika mau bertanya jelas harus pintar berkomunikasi sebab karyawan senior biasanya akan membagikan ilmunya kalau yang bertanya itu bisa mengambil hati senior tersebut.

  • Tidak Loyal Pada Perusahaan

Faktor kedua adalah karyawan tidak loyal atau mendedikasikan dirinya untuk perusahaan, kalau sudah seperti itu pasti perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja akan bangkrut. Sebab karyawan tersebut sama sekali tidak peduli pada kemajuan perusahaan tersebut, harusnya perusahaan dapat menanamkan pemikiran pada karyawan agar bisa terus mendukung perusahaan agar maju. Sebab kalau sudah maju perusahaannya pasti yang untung karyawan juga karena karyawan juga tidak mungkin akan dipecat karena perusahaan ingin mengurangi pengeluaran agar kerugian tidak terlalu banyak.

  • Pimpinan Yang Terlalu Menekan

Faktor yang ketiga adalah dari pihak perusahaan, perusahaan biasanya punya pimpinan dan pimpinan inilah yang seringnya menghambat karyawan bisa berkembang. Karena pimpinan seringnya tidak memberikan kenyamanan pada karyawannya tetapi malah menekan karyawannya. Kalau bekerja dalam keadaan tertekan pasti akan sulit sekali bekerjanya karena bekerjanya itu diliputi rasa takut kalau berbuat salah.

  • Beban Pekerjaan Yang Terlalu Berat

Faktor yang keempat adalah beban pekerjaan berat sekali, karyawan mana mungkin akan berkembang kalau karyawan tersebut pekerjaannya terlalu berat. Kadang ada karyawan yang memang diberikan tugas atau pekerjaan yang tidak sesuai dengan porsi kemampuannya. Hal itulah yang jadi penyebab utama karyawan tidak punya waktu untuk belajar agar jadi bisa berubah menjadi lebih baik.

Dampak Meningkatnya Kinerja Karyawan Perusahaan

Kalau sampai karyawan sudah bisa meningkatkan kinerjanya pasti akan berpengaruh atau berdampak sekali pada perusahaan, salah satu dampaknya adalah semua target yang dibuat perusahaan pasti akan tercapai. Dengan perusahaan dapat mencapai target tersebut pasti perusahaan akan memperoleh keuntungan lebih banyak dan juga bisa menambah kuota karyawan. Sehingga SDM perusahaan makin banyak dan perusahaan tidak perlu lagi takut bangkrut.

Apa Pentingnya Nilai-Nilai Di Sebuah Perusahaan Mengelola SDM?

Nilai budaya sebuah perusahaan menjadi sebuah pondasi dasar untuk bisa melancarkan pengelolaan SDM sebuah perusahaan. Nilai-nilai tersebut memang penting sekali sebab bisa mengatur sikap semua karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Kalau sampai tidak ada karyawan akan berbuat sesuka hati dan tidak pernah sekalipun menjalankan pekerjaan yang menjadi kewajibannya. Jadi perusahaan memang tidak salah membuat nilai-nilai tersebut sebab ingin menjaga budaya dan juga norma di perusahaan agar terus terjaga. Salah satu nilai atau aturan di perusahaan adalah harus tepat waktu kalau masuk bekerja, jadi untuk absensinya tidak boleh telat dan perusahaan saat ini juga sudah memperbolehkan absensi online jadi tidak mungkin ada alasan lagi kalau telat.

Aturan Yang Tidak Disukai Oleh Karyawan

Semua perusahaan pasti akan membuat sebuah aturan untuk mengatur semua karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, kalau sampai aturan ini tidak ada maka tidak lama lagi perusahaan bangkrut. Sebab semua karyawan yang bekerja akan bekerja secara asal-asalan dan tidak ada kedisiplinan saat bekerja makanya perusahaan tidak pernah mendapatkan keuntungan karena semua target yang dibuat tidak pernah tercapai. Jadi wajar sekali kalau sebuah perusahaan membuat beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh karyawannya. Meskipun untuk kebaikan perusahaan dan karyawan tetapi ada saja aturan yang karyawan tidak suka, untuk tahu aturan tersebut apa saja berikut adalah penjelasan lengkapnya.

  • Potongan Gaji Kalau Tidak Berangkat

Aturan yang pertama adalah pemotongan gaji oleh perusahaan, pemotongan gaji sudah jadi hal yang umum dirasakan karyawan karena semua perusahaan pasti punya aturan seperti ini. Aturan ini dibuat agar perusahaan tidak mengalami kerugian yang besar, jadi diberlakukan aturan ini. Biasanya karyawan yang akan dipotong gajinya adalah karyawan yang izin tidak bekerja. Tetapi alasannya bukan karena diri sendiri tetapi karena ada alasan lainnya seperti anak sakit atau orang tua sedang sakit. Padahal itu bukanlah alasan yang mengada-ada karena memang terjadi tetapi tetap saja dipotong, padahal kalau ada karyawan yang tidak masuk karena batuk diizinkan dan tidak dipotong. Karena merasa tidak adil aturan seperti ini tidak disukai dan harusnya perusahaan itu benar-benar memperhatikan kondisi dari karyawannya kalau mau membuat aturan.

  • Perpindahan Divisi Tanpa Ada Persetujuan

Aturan yang kedua adalah pimpinan tidak pernah sekalipun meminta persetujuan karyawan kalau mau memindah divisi atau posisi karyawan tersebut. Jadi karyawan itu tidak diberitahu dulu kalau mau dipindah, tahu kalau sudah pindah hari berikutnya. Karyawan jelas tidak menyukai aturan tersebut karena karyawan juga tidak bisa langsung menyesuaikan diri dengan posisi baru yang diberikan. Harusnya pihak perusahaan itu bertanya dulu apakah sanggup atau tidak, kalau memang tidak sanggup baiknya diberikan pelatihan dulu sebelum ditempatkan di posisi barunya. Kalau perusahaan memaksakan dan tidak meminta dulu pasti karyawan akan memilih untuk keluar dari pada bekerja di posisi tersebut karena harus belajar lagi job desknya yang baru.

  • Tidak Boleh Mengajukan Komplain

Aturan yang ketiga adalah karyawan tidak diperbolehkan mengajukan komplain ke HRD mengenai kebijakan perusahaan. Kalau ini yang terjadi pasti antara pihak HRD dan karyawan itu tidak akur, sebab aslinya tidak ada aturan seperti ini karena pihak HRD sendiri adalah tempatnya pengaduan karyawan. Jadi kalau sampai dilarang itu tidaklah benar, sebab kalau untuk komplain saja tidak boleh mana mungkin akan betah bekerjanya. Biasanya yang jadi permasalahan yang ingin diadukan ke HRD adalah masalah keterlambatan absensi manual atau absensi online. Kalau terlambat biasanya langsung dipotong gaji padahal ada beberapa kasus terlambatnya karyawan bukan karena karyawan yang memang telat tetapi karena mesin absen yang error.

  • Larangan Pemakaian Hp Waktu Bekerja

Aturan yang keempat adalah pemakaian hp pada waktu bekerja itu dilarang keras, sebenarnya aturan ini ada manfaatnya karena kalau memakai hp terus waktu bekerja akan membuat pekerjaan tidak cepat selesai. Tetapi kembali lagi pada karyawannya kalau memang bisa berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tepat harusnya aturan ini tidak berlaku. Sebab kalau benar-benar tidak diperbolehkan pasti akan sangat menyulitkan karena karyawan juga butuh berkomunikasi dengan keluarganya. Kalau sampai ada keluarga yang sakit atau meninggal tapi waktu bekerja tidak memegang hp jelas karyawan tersebut tidak akan mengetahui berita tersebut.

Kebijakan Yang Paling Disukai Karyawan

Meskipun aturan di perusahaan kadang benar-benar mengekang tetapi itu tidak membuat karyawan langsung menyerah berhenti karena ada kebijakan perusahaan yang benar-benar menguntungkan karyawan. Salah satu kebijakannya adalah sekarang bekerja sudah bisa dilakukan di rumah saja, karena sekarang masih ada larangan bekerja di kantor karena adanya pandemi virus mematikan. Jadi kalau mau bekerja tinggal lakukan absensi online saja dan kirim hasil kerja secara online saja.

Tips Jitu Membuat Karyawan Betah Bekerja

Pekerjaan perusahaan saat ini bukan lagi harus memikirkan produk atau program baru karena ada pekerjaan lain yang lebih penting lagi dan pekerjaan tersebut adalah membuat karyawan betah. Sebab kalau sampai karyawan itu tidak betah mana mungkin akan bisa maju perusahaannya karena yang perusahaan tidak punya karyawan yang berpengalaman. Karyawan perusahaan tersebut selalu saja baru karena yang sudah lama pasti keluar dan tugas perusahaan harus bisa membuat karyawan lama atau yang baru harus bertahan. Memang tidak bisa mudah melakukan hal tersebut karena ada banyak perusahaan yang memberikan penawaran yang lebih menarik makanya ada peluang karyawan ini akan keluar. Untuk bisa terus mempertahankan karyawan tersebut ada tips yang dapat dicoba dan untuk tipsnya tersebut ada di bawah ini.

Selalu Mengapresiasi Pekerjaan Semua Karyawan

Pertama adalah jangan hanya mengharapkan karyawannya bekerja dengan baik saja tetapi pemimpin perusahaan harus bisa memberikan apresiasi kepada karyawannya. Sebab kalau hanya menuntut saja agar selalu bekerja dengan baik tetapi tidak pernah menghargai karyawannya yang sudah bekerja keras pasti tidak lama karyawan tersebut akan keluar. Jadi mudah saja agar bisa membuat karyawannya bertahan tinggal hargai saja usaha karyawannya. Tidak perlu memberikan bonus uang tinggal berikan saja ucapan terima kasih atas usahanya selama ini pasti sudah membuat karyawan bahagia. Jadi setiap ada pencapaian yang diraih oleh karyawan tersebut harus segara diberikan penghargaan agar selalu bersemangat bekerjanya.

  • Memenuhi Semua Hak Karyawan

Kedua adalah selalu penuhi hak karyawan, karyawan pasti tidak akan mau bekerja kalau hak yang harusnya dipenuhi tidak dipenuhi oleh perusahaan. Untuk hak yang harusnya dipenuhi perusahaan adalah gaji, intensif dan juga uang lemburan kalau semua hak tersebut sudah dipenuhi jangan takut lagi karyawan keluar karena akan rajin bekerjanya. Tetapi masih jarang sekali ada perusahaan yang seperti itu sebab masih banyak perusahaan yang jarang memberikan insentif atau uang lembur. Padahal di surat kontrak yang ditandatangani jelas tertulis kalau mencapai target pasti mendapatkan insentif dan juga kalau bekerja lembur dapat uang lembur. Karena merasa sudah melenceng dari kontrak membuat karyawan akan langsung hengkang dari perusahaan.

  • Tawarkan Posisi Yang Lebih Tinggi

Ketiga adalah berikan tawaran jenjang posisi yang lebih baik, semua orang yang bekerja di perusahaan pasti akan bersemangat kerjanya jika bisa naik pangkat atau posisi. Sebab bertahan di posisi yang sama dari awal masuk di perusahaan tersebut dan tidak ada jaminan akan naik posisinya pasti akan mencari perusahaan lain yang menjanjikan masa depan lebih bagus. Sebenarnya wajar sekali kalau karyawan melakukan hal tersebut karena kalau tetap di posisi yang sama pasti pendapatan juga akan sama terus padahal sekarang biaya hidup sudah makin bertambah. Makanya karyawan berharap agar memperoleh posisi lain yang pendapatannya lebih tinggi supaya mudah membeli kebutuhan hidup. Jadi perusahaan harus benar-benar memberikan penawaran posisi yang jauh lebih tinggi lagi.

  • Berikan Fasilitas Yang Lengkap

Keempat adalah sediakan fasilitas lengkap, kadang perusahaan sama sekali tidak memperhatikan kenyamanan karyawannya buktinya saja perusahaan tidak melengkapi semua fasilitas yang dibutuhkan oleh karyawan tersebut. Kalau memang itu sampai terjadi pasti karyawan mana mungkin akan betah bekerjanya sebab untuk bisa bekerja itu dibutuhkan fasilitas yang mendukung agar pekerjaan bisa cepat selesai. Padahal perusahaan itu mengharuskan pekerjaan selesai sesuai deadline jelas karyawan yang akan pusing sebab mau cepat selesai bagaimana kalau fasilitasnya saja tidak ada. Itulah yang menjadi alasan karyawan keluar karena dipaksa untuk bekerja dengan baik tetapi tidak ada dukungan dari perusahaan berupa fasilitas tersebut.

  • Dampak Buruk Perusahaan Yang Tidak Memperhatikan Karyawannya

Perusahaan masih banyak yang kurang memperhatikan karyawannya padahal tanpa ada karyawan pasti perusahaan tidak mungkin bisa berjalan. Karyawan yang tidak diberikan perhatian penuh pasti akan merasa tidak dihargai dan inilah yang mendorong karyawan lebih memilih untuk resign dari pada melanjutkan bekerja. Sebenarnya karyawan itu tidak meminta perhatian secara langsung kepada pimpinan perusahaan. Asalkan sudah diberikan kelonggaran saat bekerja dan juga sudah mendapatkan apa yang menjadi haknya pasti karyawan akan selalu merasa senang dan betah bekerjanya.

Cara Yang Benar Mengatur Kinerja Karyawan Supaya Maksimal

Kalau untuk menjalankan perusahaan pastinya harus bisa mengatur karyawannya dulu harus bisa bekerja dengan baik, kalau karyawan sudah bekerja dengan baik pasti mudah untuk maju perusahaan tersebut. Agar karyawan bisa bekerja dengan maksimal caranya adalah dengan mengatur jam kerja karyawan, jadi harus ada jadwal yang jelas supaya karyawan itu disiplin. Kalau bisa berikan sanksi kalau memang karyawan itu sampai melanggar jam kerja yang sudah ditentukan, karena kalau dibiarkan begitu saja pasti akan semena-mena bekerjanya.

Bagaimana Cara Membuat SDM Perusahaan Makin Meningkat?

Sekarang ini perusahaan tidak hanya memikirkan produk baru atau strategi pemasaran yang bagus agar perusahaan mendapatkan laba. Tetapi saat ini ada hal lain yang lebih penting lagi yaitu memikirkan Bagaimana caranya untuk membuat SDM agar kemampuannya semakin meningkat. Juga harus bisa membuat semua SDM tersebut harus bisa bertahan bekerja di posisi yang sedang dijalani tersebut. Sebab kalau SDM masih tetap seperti itu saja kemampuannya pasti tidak akan ada yang mendukung perusahaan untuk maju sebab yang menjadi ujung tombak perusahaan adalah SDM atau karyawan tersebut. Agar pemain kemampuan semua karyawan bisa terus meningkat lebih bagus maka harus bisa membuat strategi yang tepat untuk program peningkatan SDM ini.

Strategi Terbaik Agar Cepat Meningkatkan Kinerja Sdm

Kasus yang sering sekali terjadi saat ini adalah perusahaan sering mengalami kerugian karena kurangnya SDM yang mendukung, jadi karena tidak ada SDM yang mumpuni membuat perusahaan tidak berjalan dengan baik. Hal inilah yang jadi penyebab utama perusahaan tutup karena tidak bisa beroperasi lagi. Jalan satu-satunya agar perusahaan ini tetap bisa bertahan maka perbaiki kinerja SDM-nya agar bisa tetap bekerja dengan baik lagi. Agar tujuan pembentukan SDM bagus ada strateginya dan berikut adalah penjelasannya.

  • Perekrutan SDM Harus Yang Benar

Pertama adalah perbaiki dulu sistem perekrutan SDM-nya sebab karyawan yang tidak pernah maju biasanya dikarenakan karyawan yang direkrut dulu bukan karyawan yang bagus. Biasanya pihak HRD hanya memaksakan saja karyawan tersebut agar bisa masuk, sebab posisi yang masih belum terisi harus cepat terisi. Jadi kalau ada pelamar pasti langsung diterima meskipun tidak cocok dengan kriteria yang diinginkan. Kalau seperti itu dijalankan pasti yang terjadi adalah manager akan sangat sulit membimbing karyawan tersebut agar melakukan pekerjaannya dengan baik. Jadi agar mudah mengatur karyawannya dan mudah meningkatkan kinerja maka saat pemilihan karyawan harus benar-benar dilakukan secara benar.

  • Melakukan Pelatihan Rutin

Kedua adalah rajin melakukan pelatihan, kalau sudah mendapatkan karyawan maka jangan dibiarkan begitu saja tetapi harus selalu dibimbing agar menjadi lebih hebat kemampuannya. Cara membuat hal tersebut terjadi adalah dengan selalu memberikan pelatihan, dari melakukan pelatihan ini dipastikan karyawan akan mendapatkan ilmu-ilmu baru dan juga pengalamannya akan bertambah banyak. Contoh pelatihan yang harusnya dilakukan adalah dengan mengadakan seminar mengenai bidang bisnis yang digeluti perusahaan tersebut.

  • Jangan Mengekang Karyawan

Ketiga adalah jangan memberikan kekangan pada karyawan tetapi berikan kebebasan pada karyawan untuk menyalurkan ide-ide baru. Memang kebanyakan perusahaan itu tidak pernah menghiraukan ide yang diberikan karyawannya karena dianggap tidak bagus dan tidak bisa memberikan kontribusi pada perusahaan. Tetapi itu adalah pemikiran yang salah sebab kalau sekarang hanya mengikuti kebijakan yang dibuat perusahaan tanpa adanya perubahan jelas akan menghambat pertumbuhan perusahaan tersebut. Jadi tidak ada salahnya menerima ide dari bawahan atau karyawan siapa tahu ide tersebut malah yang akan bisa membuat maju perusahaan tersebut.

  • Merubah Posisi Karyawan

Keempat adalah jangan hanya menempatkan karyawan di posisi yang sama tetapi harus rolling posisi karyawan tersebut. Memang ini bisa merubah susunan organisasi perusahaan tetapi ini perlu dilakukan agar karyawan bisa mengerti pekerjaan setiap karyawan yang lainnya. Dengan adanya sistem rolling ini bisa membuat karyawan dapat mempelajari ilmu yang dimiliki oleh karyawan lainnya. Jadi kalau karyawan tersebut harus dipindah tugas ke posisi yang berbeda tidak akan kaget lagi. Karena sebelumnya juga sudah pernah menempati posisi tersebut jadi kalau ditempatkan di posisi lain tidak akan kesulitan lagi.

Penyebab Utama Perusahaan Kesulitan Mendapatkan Karyawan Baru

Sebuah perusahaan pasti akan mengalami kendala kalau harus mencari karyawan baru sebab sekarang mencari karyawan yang kompeten itu sulit sekali. Penyebab utama sulitnya mencari karyawan itu dikarenakan perusahaan selalu mengutamakan pengalaman bekerja, padahal tidak semua pelamar itu sudah punya pengalaman. Harusnya perusahaan itu membuka peluang untuk lulusan baru, sebab kalau baru saja lulus biasanya pikirannya masih bisa menerima ilmu baru. Jadi lebih mudah mengajari karyawan baru yang baru saja lulus dari pada yang sudah lama bekerja.

Cara Menyusun Strategi Retensi Karyawan Terbaik

Mungkin masih banyak yang kurang paham retensi karyawan ini gunanya untuk apa, untuk manfaat dari retensi karyawan sendiri adalah untuk membuat karyawan tetap bertahan dan tidak keluar dari pekerjaannya. Retensi karyawan ini perlu sekali dilakukan agar dapat meminimalisir tingkat turnover karyawan, kalau sudah rendah tingkat turnover ini pasti perusahaan akan maju karena karyawannya tidak pernah berganti. Untuk dapat menyusun strategi yang bagus maka harus mengetahui dulu apa saja penyebab turnover karyawan tersebut, jika sudah tahu penyebabnya akan mudah membuat strategi yang tepat agar penyebab ini tidak ada lagi. Jadi jangan asal buat strategi tetapi kenali dulu penyebabnya dan juga jangan hanya memihak satu pihak saja tetapi perhatikan juga posisi karyawan kantornya.

Tips Jitu Penerapan Strategi Retensi Karyawan

Kalau sebuah perusahaan sudah mendapatkan atau sudah bisa membuat strategi yang jitu mengatasi permasalahan turnover karyawan maka tugas selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mempraktikkan strateginya. Sebab kalau strateginya bagus tetapi kalau penerapannya tidak benar maka percuma saja usaha membuat strategi tersebut sebab setelah diterapkan tidak ada perubahannya. Agar strategi yang sudah dibuat ini bisa bagus dampaknya maka ikuti beberapa tips berikut ini saja.

  • Memberikan Dukungan Penuh

Berikan dukungan penuh pada semua karyawan perusahaan, jadi jangan hanya memerhatikan gaji dari karyawan saja yang diperbesar tetapi harus memberikan dukungan juga. Sebab kalau hanya diberikan uang yang banyak tetapi masih saja tekanan dari pimpinan masih tinggi pasti karyawan akan lebih memilih keluar dari pada tetap bekerja. Sebab uang banyak tidak akan bisa membuat pikiran stres bisa hilang karena rasa nyamanlah yang paling utama makanya harus benar-benar mendukung karyawannya agar bisa terus merasa nyaman waktu sedang bekerja.

  • Berikan Kesempatan Mendapatkan Posisi Lebih Tinggi

Jangan biarkan karyawan berada di posisi yang sama terus tetapi janjikan juga posisi yang lebih bagus. Karena posisi yang tinggi pasti menjadi dorongan untuk bisa bekerja lebih baik lagi. Memang kalau hanya bertahan jadi posisi seperti itu saja pasti akan bosan, kebosanan ini bukan hanya karena karyawan hanya melakukan pekerjaan yang sama terus tetapi karena pendapatannya tidak pernah bertambah. Padahal untuk kebutuhan hidup selalu bertambah jadi karyawan harus bisa mendapatkan posisi yang berbeda dari posisi yang terdahulu.

  • Memberikan Pujian Atau Penghargaan

Selain menjanjikan pekerjaan yang bagus juga harus bisa memberikan penghargaan atau memberikan pujian pada karyawan tersebut. Memang kalau hanya diberikan posisi saja tetapi tidak pernah diberikan pujian pasti karyawan tersebut akan merasa tidak dihargai makanya tidak mau lagi bekerja. Jadi biarpun gaji besar tetapi tidak diperlakukan dengan baik pasti tidak akan bisa mempertahankan karyawan tersebut.

  • Memberikan Tugas Baru Pada Karyawan

Berikanlah tugas atau pekerjaan baru pada karyawan, karena sering merasa jenuh karena melakukan pekerjaan yang sama terus itulah yang menyebabkan karyawan tidak merasa nyaman. Jadi pihak perusahaan harus bisa memberikan pekerjaan atau tugas baru agar karyawan merasa tertantang untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Cara Mudah Mendapatkan Karyawan Terbaik

Perusahaan pasti berharap agar mendapatkan karyawan yang terbaik sebab kalau karyawannya bagus pasti akan maju perusahaan tersebut. Untuk mendapatkan karyawan tersebut cara yang mudah adalah dengan merekrut lulusan baru, sebab kalau masih baru pasti mudah diarahkan dan mau belajar jadi lebih baik lagi. Tetapi kalau sudah pernah bekerja pasti akan susah diatur karena sudah merasa pintar dalam bidang pekerjaannya.